VCT MOBILE, PENYULUHAN HIV/AIDS DAN PENCEGAHAN COVID-19 OLEH TIM PUSKESMAS PELAMBUAN KEPADA WBP LAPAS BANJARMASIN

BANJARMASIN, lapasbanjarmasin.com – Tim Puskesmas Pelambuan Banjarmasin Barat lakukan VCT Mobile serta penyuluhan HIV/AIDS dan Pencegahan COVID-19 kepada warga binaan lapas Banjarmasin (Jumat, 20/03/2020).

Kesehatan merupakan salah satu hak dasar yang harus dipenuhi oleh Negara bagi seluruh warga negaranya tanpa terkecuali, begitu juga bagi Warga Binaan Pemasyarakatan yang menjadi tanggung jawab Lapas yang harus mendapat pelayanan kesehatan dan perawatan yang baik. Pelayanan yang tersedia bersifat komeprehensif yang meliputi penyuluhan kesehatan, pemeriksaaan kesehatan, pengobatan, rujukan ke pelayanan kesehatan dan kesehatan lingkungan.

Oleh karena itu Lapas Banjarmasin selalu berupaya memenuhi seluruh hak-hak WBP termasuk dalam hal ini hak memperoleh layanan kesehatan dengan berkolaborasi bersama Puskesmas Pelambuan.

Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi tentang HIV/AIDS dan pencegahan covid-19. Sebelum dilakukan pemeriksaan/tes HIV, dilakukan pre-test konseling yg dilakukan oleh konselor HIV. Bertujuan untuk penyampaian informasi dasar terkait pemeriksaan HIV dan kajian tingkat resiko (informed consent) dilanjutkan dengan pengambilan sample darah. Setelah itu dilakukan post-test konseling bertujuan untuk menyampaikan hasil test apakah terkonfirmasi reaktif, non reaktif atau indeterminate. Semua proses tetap dilakukan dengan menjamin asas kerahasiaan.

Tidak hanya itu, disampaikan juga tips untuk mencegah COVID-19 dengan memperagakan cara mencuci tangan yang baik agar WBP dapat mempersiapkan diri dan melakukan tindakan preventif terhadap COVID-19.

Kegiatan ini sangat membantu dalam hal pengawasan terhadap penyakit yang ada di Lapas, terutama penyakit menular. Kegiatan VCT Mobile ini rutin diadakan di Lapas dan menjadi komitmen bersama antara Puskesmas Pelambuan Banjarmasin Barat.

“Semoga kerja sama ini terus berlanjut. Karena WBP merupakan pupulasi kunci sehingga harus selalu dilakukan pemeriksaan rutin untuk deteksi dini HIV/AIDS.” Ujar dr. Lisa Ariani yang merupakan salah satu anggota tim dari Puskemas Pelambuan.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *